← Beranda

2FA, kode anti-phishing, dan whitelist penarikan

DasarPanduan dasar · 9 menit baca

Kata sandi hanya membuktikan bahwa seseorang tahu satu rahasia. Kalau email kamu ikut terbuka, kata sandi exchange biasanya ikut jatuh karena orang itu tinggal memakai tautan “lupa kata sandi”. Lapisan berikutnya adalah 2FA dan aturan penarikan yang tidak bisa dilanggar dalam satu malam.

Disclaimer: nama menu berbeda di tiap aplikasi. Cari padanan “security”, “authenticator”, dan “withdrawal whitelist”. Ini bukan saran investasi.

1. Pilih aplikasi autentikator, bukan SMS, jika keduanya ada

SMS bisa dialihkan lewat pemindahan nomor (SIM swap): seseorang meyakinkan operator bahwa kartu hilang, lalu OTP masuk ke kartu mereka. Aplikasi autentikator (Google Authenticator, Aegis, Authy, atau yang setara) menghasilkan kode di ponsel kamu tanpa SMS.

Urutan yang aman:

  1. Pasang aplikasi autentikator dari toko resmi sebelum menyalakan 2FA.
  2. Di exchange, buka keamanan, pilih autentikator, pindai kode QR di layar komputer memakai ponsel.
  3. Ketik kode 6 digit yang muncul untuk mengunci pengaturan.
  4. Simpan kode cadangan yang ditampilkan sekali. Tulis di kertas, simpan terpisah dari ponsel. Foto kode cadangan di galeri yang tersinkron ke awan sama lemahnya dengan tidak punya cadangan.
Uji dulu. Keluar dari akun, masuk lagi, dan pastikan kode autentikator diminta. Baru setelah itu menyimpan dana yang tidak sanggup kamu kehilangan.

2. Kalau ponsel hilang

Rencanakan sebelum hilang. Tanpa kode cadangan, pemulihan bergantung pada bantuan exchange dan bisa memakan waktu berhari-hari, plus pemeriksaan identitas ulang. Dengan kode cadangan, kamu memasangnya di ponsel baru lalu mematikan perangkat lama.

Jangan memfoto kode QR 2FA lalu mengirimnya ke “teman yang paham”. Siapa pun yang memegang QR itu bisa membuat kode yang sama.

3. Kode anti-phishing di email

Banyak exchange mengizinkan kamu menulis kata rahasia pendek. Kata itu wajib muncul di email resmi mereka. Email penipuan yang meniru logo tidak mengetahui kata itu.

  1. Pilih kata yang tidak kamu pakai sebagai kata sandi, dan yang tidak berkaitan dengan nama atau tanggal lahir.
  2. Simpan di pengelola kata sandi atau di catatan terpisah.
  3. Setiap email “penarikan berhasil” atau “masuk dari perangkat baru”, cari kata itu. Tidak ada: jangan mengklik tombol di email tersebut. Buka aplikasi lewat bookmark dan cek aktivitas di sana.

4. Whitelist alamat penarikan

Whitelist (daftar izinkan) berarti dana hanya bisa keluar ke alamat yang sudah kamu daftarkan. Menambah alamat baru biasanya menunggu beberapa jam sampai 24 jam atau lebih. Jeda itu sengaja: kalau penyerang masuk hari ini, mereka tidak bisa langsung mengosongkan akun ke alamat mereka.

  • Daftarkan alamat dompet milik kamu saat suasana tenang, bukan saat panik.
  • Kirim jumlah kecil dulu, pastikan masuk, baru menaikkan jumlah.
  • Cocokkan jaringan (network). Alamat yang benar di jaringan yang salah bisa membuat dana tidak sampai. Lihat panduan deposit dan jaringan.
  • Jangan mematikan whitelist hanya karena seseorang di chat bilang “biar penarikan cepat”.

5. Perangkat dan email

  • Email exchange memakai kata sandi yang tidak dipakai di situs lain, plus 2FA pada email itu sendiri.
  • Kunci layar ponsel. Aplikasi autentikator tanpa kunci ponsel sama saja terbuka.
  • Hindari masuk ke exchange di komputer warung atau lewat ekstensi browser yang baru saja kamu pasang karena iklan.
  • Kalau ada menu “akun terhubung” atau kunci API, hapus kunci yang tidak kamu kenali. Kunci API dengan izin tarik dana harus diperlakukan seperti kata sandi.

6. Tanda akun sudah dipegang orang lain

  • Email “berhasil masuk” yang bukan aktivitas kamu.
  • 2FA tiba-tiba mati, atau metode berganti ke SMS yang bukan nomormu.
  • Alamat penarikan baru yang tidak kamu tambahkan.
  • Saldo berpindah ke produk yang tidak kamu buka.

Dari perangkat lain: ganti kata sandi email dulu, lalu kata sandi exchange, cabut sesi, dan buka tiket resmi. Jangan membalas email peringatan itu kalau kode anti-phishingnya tidak ada.

7. Urutan yang layak sebelum setoran pertama

  1. Bookmark domain resmi.
  2. Kata sandi unik.
  3. Autentikator + kode cadangan di kertas.
  4. Kode anti-phishing, lalu kirim email percobaan jika menunya ada.
  5. Whitelist kosong masih lebih baik daripada whitelist yang diisi terburu-buru. Isi setelah kamu punya alamat milik sendiri dan sudah uji kirim kecil.

Panduan dasar lain: situs palsu · KYC ditolak · 2FA dan penarikan · deposit tidak masuk · membandingkan exchange.